KIM Teman Isyarat Berdaya Kota Palu Raih Prestasi di Lomba Story Telling Inklusi HKBN 2026

  • IIN DWI LESTARI
  • Apr 25, 2025

PALU – Komunitas Teman Isyarat Berdaya (TIB) yang merupakan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) teman Tuli Kota Palu sekaligus mitra Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kota Palu turut ambil bagian dalam kegiatan Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) Tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Wali Kota Palu, Sabtu (25/04/2026).

Partisipasi komunitas TIB menjadi salah satu perhatian dalam rangkaian kegiatan tersebut, khususnya melalui lomba story telling inklusi yang melibatkan berbagai ragam disabilitas, mulai Tuli, netra, hingga disabilitas fisik atau daksa.

Kegiatan perlombaan dibuka secara resmi oleh Wali Kota Palu yang diwakili Plt. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palu, Rahmad Mustafa, S.STP., M.Si.

Mengusung tema “Bersatu Dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana,” kegiatan tersebut diselenggarakan oleh BPBD Kota Palu bekerja sama dengan sejumlah pihak sebagai upaya memperkuat edukasi dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap risiko bencana.

Dalam lomba storytelling inklusi, sejumlah anggota TIB berhasil meraih penghargaan pada kategori isyarat paling ekspresif. Penampilan para peserta dinilai mampu menyampaikan pesan kebencanaan secara komunikatif dan kreatif melalui bahasa isyarat.

Keikutsertaan TIB dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa edukasi kebencanaan harus dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali, termasuk penyandang disabilitas.

Tidak hanya mengikuti perlombaan, anggota TIB juga berpartisipasi aktif pada hari penutupan HKBN keesokan harinya dengan memberikan sosialisasi bahasa isyarat kebencanaan kepada peserta dan masyarakat yang hadir.

Melalui sosialisasi tersebut, anggota TIB memperkenalkan sejumlah kosakata dan gerakan dasar bahasa isyarat yang berkaitan dengan situasi kebencanaan, seperti gempa bumi, tsunami, banjir, likuifaksi,  longsor, kebakaran rumah, kebakaran hutan, angin kencang, petir dan evakuasi.

Keterlibatan aktif komunitas TIB diharapkan dapat memperkuat semangat inklusi dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana di Kota Palu, sekaligus meningkatkan kesadaran bahwa kesiapsiagaan bencana merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.